Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 September 2010

Scouts New Arrival

        Kemasan kegiatan baru Dewan Kerja Cabang Lumajang, berupa kegiatan untuk pramuka penegak pandega menadapatkan banyak kesan. Kegiatan yang bernama Scout New Arrival ini memiliki  tiga tahap, tahap pertama yaitu Scout Share, tahap kedua yaitu Rover Scout Night dan tahap ketiga yaitu Rovering to Sucsess.
        Scout Share adalah tahap pertama dari Scout New Arrival, kegiatan ini di adakan di Balai Kesehatan Pasirian. Dalam Scout Share ini, di ikuti oleh 103 pramuka penegak pandega se-Kabupaten Lumajang . Kegiatan yang di laksanakan paa tanggal 7-8 Agustus 2010 ini adalah sebuah pembelajaran bersama, tentang AD-ART, PPDK, PP Polmekbin dan PPGD. Jadi  di sana peserta mendapatkan empat meteri tersebut untuk di lombakan pada Rover Scout Night nanti. Antusias peserta sangatlah besar, lebih lebih saat panitia dan peserta nge-dance bareng.     Selama 2 hari mereka berkegiatan bersama, dengan beberapa metode pembelajaran yang menarik. Dalam Scout Share ini juga di adakan acara pemutaran film tentang sejarah pramuka guna memperkenalkan bagaimana pramuka sebenarnya .
Scout Share yang di buka oleh KAKWARCAB Lumajang ini memiliki arti tersendiri bagi peserta, khususnya kepada mereka yang baru mengenal pramuka.
        Rangkaian Scout New Arrival masih berlanjut, Sabtu, 28 Agustus 2010 tepatnya pada pukul 15.30, kegiatan Rover Scout Night dimulai dengan dengan pemukulan Gong oleh WAKABINAWASA  Kwarcab Lumajang . Kegiatan yang berakhir tanggal 29 Agustus 2010 ini bertempat di SMAN 3 Lumajang. Dalam kegiatan ini hadir perwakilan dari Dewan Kerja Daerah Jawa Timur dan Dewan Kerja Malang yang menambah kesan kegiatan.
Karena pada saat itu adalah bulan puasa, jadi pada sore hari menjelang magrib diadakan Lomba Partol (d’ring festival). Keriangan di tengah dahaga puasa menyatu dengan semangat peserta dalam mengemakan yel yel patrol mereka. Tak hanya lantunan yel yang mereka tampilkan, namun penampilan juga mereka perlihatkan dengan ragam. Berbekal alat music yang amat sederhana, namun dapat menciptakan karya yang  mengagumkan. Mengangkat tema adat Betawi sebagai pakaian juga merupakan suatu kemasan baru alam rangkaian kegiatan ini. Pemenang dari Lomba Patrol ( d’ring festival) adalah HOS. Cokroaminoto ari SMAN 2 Lumajang. 
        Setelah buka puasa bersama, di mulailah kegiatan malam. Pada malam itu ada kegiatan Lomba Intelegent Quantum, Lomba ini di bagi menjadi 3 babak. Babak pertama adalah babak penyisian, di babak ini peserta di berikan 60 soal teks tulis yang nanti diambil 5 gudep terbaik untuk melaju ke babak ke 2 dan 3. Babak ke dua adalah babak Tanya jawab, sedangkan babak ke 3 adalah babak cerdas cermat. Lomba yang di wakili 2 orang dalam masing masing gudep ini hanya mengambil 1 juara terbaik yang akhirnya di menangkan oleh HOS. Cokroaminoto lagi. Di samping lomba Intelegence Quantum, panitia menyediaakan beberapa DorPrize dengan kuis kuis yang tidak kalah serunya.
    Kegembiraan di malam itu di tutup dengan penyalaan api unggun pada waktu itulah, kebersamaan semakin terasa setelah bersaing dalam beberapa lomba sebelumnya. Seakan terasa satu dan utuh.

Lomba Tingkat Regu Penggalang Tiga 2010

    Lomba tingkat ( LT ) merupakan salah satu bentuk kegiatan golongan penggalang yang diadakan tiap 5 tahun sekali dimana pada kegiatan ini semua aktifitas peserta sangat mandiri. Kegiatan LT merupakan kegiatan yang berkelanjutan, mulai dari tingkat Gugus Depan  (LT I) sampai tingkat nasional (LT V), dan yang mendapat kesempatan untuk lolos ke tingkat selanjutnya hanyalah juara I. Dalam kegiatan LT, semua aktifitas peserta di nilai, sehingga kegiatan ini merupakan kegiatan yang bersifat lomba dengan persaingan yang amat ketat.
      Berkenaan dengan hal tersebut, tanggal 30 Mei - 1 Juni 2010 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lumajang menyelenggarakan Lomba Tingkat Regu Penggalang Tiga. Kegiatan yang di ikuti oleh 16 Kwarit Ranting dengan 1 regu putra dan 1 regu putri pada masing-masing Kwartir Ranting ini mendapatkan antusias yang besar dari semua pihak. Dalam kegiatan ini, ada beberapa mata lomba yang harus di ikuti oleh peserta, di antaranya:
 
o    Berkemah
o    Pioneering
o    Orientering
o    Ketrampilan Sandi
o    Pertolongan Pertama
o    Cerdas tangkas tekpram dan tengetahuan umum populer
o    Pengamatan lingkungan dan  menyusun laporan
o    Majalah dinding
o    Teknologi Tepat Guna
o    Ketrampilan Daur Ulang
o    Administrasi regu
o    Cross Country
o    Pidato
o    Baca Puisi
o    Menyanyi
o    Menggambar
o    Poster
o    Ketrampilan Bahsa Inggris
o    Debat
o    Photography dan jurnalistik
 

  Di samping lomba lomba tersebut, ada beberapa kegiatan lain yang menjadi aspek penilaian seperti: upacara, pendirian tenda, yel yel regu dll. Namun yang sangat menarik perhatian adalah ketika tiap regu menyanyikan yel-yelnya, atsmosfir  di bumi perkemahan menjadi lebih tegang tapi rasa bangga dan bahagia serta kebersamaan begitu terasa walaupun ada di tengah tengah sengitnya persaingan.
Dalam Lomba tingkat regu penggalang tiga  yang  dilaksanakan di Lapangan Jatisari, kecamata Tempeh ini, mendapatkan kesan yang sangat baik dari peserta, meskipun tuntutan untuk bersaing sangatlah tinggi, namun rasa kekeluargaan sebagai sesama pramuka masih sangat kental dirasakan. Dengan mengangkat tema “Persaingan Sehat Untuk Pembentukan Pribadi Kuat”  di harapkan setiap peserta dapat merasakan sebuah persaingan dimana persaingan tersebut merupakan suatu titik awal untuk menuju pribadi yang kuat dan lebih baik. Dan pada akhirnya, di dapatkan 1 regu terbaik putra dan 1 regu terbaik purti yang akan menjadi kontingen KWARCAB Lumajang dalam Lomba Tingkat Regu Penggalang  Empat di Purwodadi, Pasuruan. Regu Harimau dari KWARAN Tempeh menjadi regu terbaik putra dan Regu Lely dari KWARAN Lumajang menjadi regu terbaik putri.
Kebersamaan, kekeluargaan dan rasa saling memiliki di rasakan semua peserta, mereka memiliki rasa kebanggan tersendiri dengan tetap sebagai seorang pramuka yang selalu semangat, kuat dan selalu lebih baik

PEMBINAAN PRAMUKA PEDULI 2010

Berjumpa kembali Satuan Pramuka Peduli Kwarcab Lumajang. Satuan yang bertugas untuk Peduli terhadap kondisi dan situasi yang terjadi di wilayah lumajang khususnya dan di Indonesia pada umumnya. Satuan yang terdiri dari anggota pramuka terbaik di wilayah Kabupaten Lumajang.

Setelah bertugas melaksanakan misi kemanusia untuk peduli kepada saudara kita yang tertimpa bencana di daerah Kecamatan Pronojiwo kabupaten Lumajang dan Kabupaten Tasikmalaya Propinsi Jawa Barat dengan mengirimkan personil dan bantuan yang disampaikan secara langsung di lokasi bencana, tentunya eksistensi pramuka peduli kwarcab lumajang perlu adanya pengembangan dan pembinaan kepada para relawan. Hal ini dimaksudkan untuk menyiapkan relawan yang siap siaga memberikan bantuan kemanusiaan ketika terjadi bencana atau ketika dibutuhkan.

Laporan mengenai peduli bencana di jawa barat tersebut yang telah dikirimkan kepada Kwartir Daerah Jawa Timur mendapatkan respon positif. Hasilnya, pramuka peduli kwarcab lumajang mendapatkan dana pembinaan untuk relawan pramuka peduli. Sehingga pada tanggal 24 – 25 April 2010 bertempat di Ranu Klakah kecamatan Klakah dilaksanakan Kegiatan Pembinaan Relawan Pramuka Peduli. Peserta yang dihadirkan adalah merek yang telah mengikuti diklat pertama di kecamatan pasirian.

Pembinaan kali ini lebih mengarah pada menejemen penanggulangan bencana dan SAR air serta praktek Perahu Karet. Diharapkan dengan adanya pembinaan ini rekan-rekan pramuka peduli ketika terjadi bencana mampu membuat wilayah penampungan bagi para korban, mampu memberikan pertolongan kepada korban yang terjebak dalam air, dan mampu melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu karet. Mengingat juga saat ini kondisi gunung semeru yang sudah memasuki status siaga II menjadikan pramuka peduli harus lebih siap dan selalu siaga ketika bencana akan terjadi.

Bravo Pramuka Peduli…!!

GLADIAN PEMIMPIN SATUAN

Scout Viva….!!
Kakak-kakak, adik-adik, dan sahabat T/D Lumajang yang  selalu semangat untuk tetap memandu.
Bangga rasanya menjadi bagian dari kesibukan dan aktifitas sebagai penegak pandega yang saat ini mungkin dirasa kurang diminati, karena jaman saat ini mulai berubah menjadi lebih modern dan serba teknologi. So…Kepramukaan saat ini sudah tidak jamannya lagi..

Akan tetapi kali ini pernyataan klo Kepramukaan saat ini tidak jamannya lagi pupus sudah. Rekan-rekan T/D Lumajang ternyata berpikiran lain, mereka lebih cenderung ikut kegiatan kepramukaan di alam terbuka. Di awal tahun 2010 kemarin, DKC lumajang menyelenggarakan Kegiatan DIANPINSAT atau Gladian Pemimpin Satuan. Tepatnya pada tanggal 7- 10 januari 2010, telah bergabung 54 orang pramuka penegak dalam kegiatan ini. Selanjutnya mereka larut dalam ambalan aryawiraraja dan membentuk kepengurusan baru sebagai bagian dari proses belajar di DIANPINSAT.

Dalam pelaksanaannya, konsep belajar sambil melakukan dan system berkelompok menjadi salah satu konsep utama yang diterapkan, sehingga peserta lebih mudah untuk memahami setiap materi yang diberikan. Karena mengingat materi yang diberikan adalah bersifat teknis maka setiap peserta harus mampu mempraktekkan sendiri materi yang telah diajarkan. Adapun materi dalam kegiatan ini antara lain : Kontrak Belajar, POLMEBIN, Mustegak, Adat Ambalan, Upacara Ambalan, Sistem Adminstrasi Gugusdepan, Penyusunan TOR, Penyusunan Program Kerja, Penyusunan Program latihan, Menejemen Perkemahan, Kepemimpinan, Forum Penegak, pioneering, Survival, SKU, Kurikulum Kepramukaan, Kehumasan, out door games management. Semua materi tersebut harus mereka kuasai dalam waktu 4 hari.

Tantangan di alam terbuka ternyata menjadi nilai pendidikan tambahan bagi rekan-rekan peserta. Bagaimana tidak, ketika dalam kondisi seperti itu adik-adik penggalang yang tergabung dalam kegiatan DIANPINRU mampu bertahan ditendanya masing, tentunya pramuka penegak harus lebih siap dengan kondisi seperti. Kenyataan yang ada ternyata rekan-rekan mampu bertahan, dan menjadi lebih bersemangat.

Sebagai tolak ukur dari pencapaian hasil kegiatan,maka dilaksanakan sesi post test dan evaluasi. Kesimpulan yang dapat disampaikan adalah kegiatan DIANPINSAT mampu memberikan perubahan kepada T/D Lumajang dan peserta merasa nyaman dan tertarik untuk berkegiatan.

Bravo Tegak Dega Lumajang…!!

GLADIAN PEMIMPIN REGU 2010

Scout Viva…!!
Mengawali kegiatan tahun 2010 kwarcab lumajang menyelenggarakan kegiatan besar bagi adik-adik penggalang. Kegiatan yang menumbuhkan semangat jiwa kepimpinan kepramukaan dan menambah wawasan pramuka penggalang, serta menanamkan kesadaran akan tugas dan kewajiban khususnya bagi para pemimpin regu penggalang. Kegiatan tersebut biasa kita kenal dengan DIANPINRU atau lebih lengkapnya Gladian Pemimpin Regu. Tepatnya kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 7 – 10 Januari 2010 bertempat di Wisata Pemandian Jarit kecamatan candipuro Kabupaten Lumajang.

Peserta DIANPINRU merupakan para pemimpin regu dan wakil pimpinan regu yang memiliki tugas dan kewajiban untuk mengelola regu secara maksimal. Sehingga mereka diberikan bekal ketrampilan kepramukaan agar lebih memahami dan mampu menerapkan serta mentransfer wawasan tersebut kepada anggota regunya. Selain itu pembekalan dan penanaman jiwa-jiwa kepempinan diberikan pula sebagai sarana pengetahuan untuk lebih tanggap dalam mengelola regu, serta mampu menyelesaikan masalah dalam regunya melalui sistem kepemimpinan yang dimiliki.

Materi yang disajikan antara lain : Dinamika Kelompok, musyawarah gugusdepan, pengetahuan kepramukaan, system administrasi regu, pendalaman sandi-sandi, upacara satuan penggalang, pioering, kepemimpinan, merencanakan sebuah kegiatan, peta kompas, risk management, camp craft and expedition, teknik berkemah, SKU dan SPG, SKK.

 Mengingat  materi yang disajikan ini sangat dibutuhkan dan penting maka target peserta 100 orang dengan mudah tercapai. Tentunya dengan banyaknya jumlah peserta dari berbagai wilayah berbeda maka semangat berkegiatan pun mulai tumbuh karena mereka mampu berinteraksi dan memiliki kawan baru. Hal ini terbukti, ketika ditengah-tengah pelaksanaan kegiatan DIANPINRU terjadi hujan yang sangat lebat yang membuat kondisi perkemahan terendam air. Akan tetapi, para peserta menginginkan untuk bertahan ditempat dan melanjutkan kegiatan sebagaimana jadwal yang telah ditetapkan. Mereka menyerukan “kami adalah para pemimpin regu, dengan tantangan seperti ini kami tidak akan menyerah, karena kami yang terbaik, kami pula yang akan bertahan dan siap melanjutkan kegiatan sampai akhir…
Salut buat adik-adik penggalang kita.